by

5 Ton Ikan Berformalin Diamankan

Sinarmerdeka.id, BANDARLAMPUNG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung melalui Satuan Petugas (Satgas) Pangan Lampung mengagalkan pengiriman 5 ton jenis ikan laut yang mengandung bahan pengawet. Puluhan ton ikan berformalin tersebut berhasil diamankan Satgas Pangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Minggu (14/5/2017)

Petugas Satgas Pangan mengamankan jenis ikan berformalin jenis ikan Tongkol, Ikan Lemuru dan Ikan Salam. Ikan-ikan tersebut diangkut menggunakan mobil truk warna kuning bernopol BE 9006 JM yang, diketahui mobil tersebut dikendarai oleh Iwan Latif Gunawan (40th) warga Kota Bumi, Lampung Utara.

loading...

Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno didampingi oleh Ketua Satgas Pangan Provinsi Lampung sekaligus Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung Kombes Rudi Setiawan menjelaskan, ikan yang berbahan formalin tersebut merupakan asal dari China yang dimana nantinya akan diedarkan di wilayah Lampung Utara.”Setelah kami amankan, dan kami lakukan pemeriksaan lalu hasilnya ikan mengandung formalin”ujarnya.

Jarno sapaan akrabnya menambahkan, hasil dari penindakan tersebut berdasarkan atas pengamanan stok bahan makanan untuk menghadap bulan Ramadhan nanti.”Sekaligus ini juga tangkapan dan tindakan pertama yang dilakukan oleh tim Satgas Pangan Provinsi Lampung.”tegasnya.

Dari pengamanan puluhan ton ikan berformalin tersebut pihak Polda Lampung bersama Satgas Pangan akan menindak lanjuti jaringan yang melakukan peredaran ikan berformalin tersebut.”Ya saat ini akan kami lakukan penindakan lanjut terhadap para pelaku ini.”ujarnya.(rai/simer)

Comment

Berita Lainnya