by

Assessment sekolah Beres, Tunggu Petunjuk Bupati

KOTAAGUNG–Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus mengaku saat ini masih merekap hasil Assessment yang dilakukan tim terhadap satuan pendidikan dalam hal ini sekolah sebagai penentu kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

Menurut Sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, bahwa tim saat ini masih bekerja dalam merekap hasil Assessment dari satuan pendidikan di 20 kecamatan mulai dari PAUD hingga jenjang SMP, sementara untuk assessment satuan pendidikan jenjang menengah atas yakni SMA dan SMK dilakukan UPTD Dinas Pendidikan Wilayah II Pemprov Lampung.

loading...

“Untuk assessment disekolah sudah rampung sekarang tahap merekap, hasilnya nanti dibawa ke Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus, lalu hasil pertimbangan dari Satgas dilaporkan kepada bupati untuk diputuskan bisa atau tidaknya KBM tatap muka,”ujar Lauyustis mewakili Kepala Disdik Tanggamus Aswien Dasmi, Minggu (4/10)

Dalam kesempatan itu, Lauyustis meminta kepada orang tua murid untuk sabar sebab hal ini terkait keselamatan peserta didik. Apalagi anak-anak rentan terhadap paparan virus.”Pemkab sangat berhati-hati untuk memutuskan bisa atau tidaknya dimulai belajar tatap muka ini, karena kami tidak mau timbul klaster baru disatuan pendidikan,” katanya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri sudah memberikan izin kepada daerah untuk menggelar KBM tatap muka. Revisi SKB empat menteri tersebut hanya mengizinkan daerah zona hijau dan kuning untuk KBM tatap muka. Kabupaten Tanggamus sendiri, yang awalnya zona hijau sempat masuk zona orange dan saat ini terhitung per 30 September Tanggamus kembali masuk zona kuning penyebaran Covid 19.

Kepada Diskes Tanggamus Taufik Hidayat membenarkan jika Tanggamus sudah kembali menjadi zona kuning. “Iya mas saat ini Tanggamus masuk zona kuning sebab banyak pasien sembuh dan angka penambahan juga tidak drastis seperti beberapa waktu lalu saat tracing pasien 06,” ujar Taufik.(ok/rez/smol)

Comment

Berita Lainnya