oleh

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Upayakan Percepatan Pembangunan KIM

Sinarmerdeka.id, KOTAAGUNG –Perjuangan Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam mengupayakan agar pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) dapat terwujud akhirnya menemui titik terang hal itu setelah dilakukannya rapat koordinasi pembahasan percepatan Pembangunan KIM di Kantor Sekretariat Kabinet RI di Jakarta Senin lalu (8/4).

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tanggamus yang juga Ketua Pokja Percepatan Pembangunan KIM, Hamid H. Lubis Rakor tersebut diikuti unsur pimpinan dari Kementerian Sekretariat Kabinet, Kemenko Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian ATR/BPN, PT. Pertamina, PT. Pertamina Trans Kontinental, PT. Repindo Jagad Raya, Bupati Tanggamus , Sekda dan Kepala Bapelitbangda Tanggamus.

loading...

“Alhamdulillah bupati telah berhasil mengupayakan percepatan pembangunan KIM. Dari Rakor tersebut, telah tercapai kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo. Yang mana pada tanggal 8 Mei nanti akan tercapai kesepakatan antara PT Pertamina dengan PT. Repindo, dengan draft kontrak yang telah disepakati bersama,”ujar Hamid H. Lubis.

Dilanjutkan sekda, lima hari setelah kesepakatan antara kedua belah pihak maka Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) diterbitkan oleh Online Single Submission (OSS). “Selanjutnya 30 hari setelahnya, Menko Bidang Perekonomian melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo, terkait persiapan ground breaking KIM Tanggamus,” terang Lubis sapaan akrab sekda.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan, atas dasar kesepakatan yang telah dilakukan, Bupati Tanggamus melalui Ketua Pokja akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu pemkab memohon kepada Gubernur Lampung untuk memfasilitasi melalui Forum Grup Discussion (FGD). Baik terkait dengan persiapan ground breaking juga kesiapan dukungan dari pemerintah kabupaten/kota yang dilalui Jalan Lintas Barat Sumatera, mulai dari Kota Bandar Lampung sampai ke Kabupaten Pesisir Barat. Khususnya dalam perencanaan infrastruktur pendukung, termasuk proyek strategis nasional. Demikian juga dengan terkait kesiapan tenaga kerja, agar para lulusan SMK setempat mendapatkan pelatihan dari BLK yang ada di Kabupaten Tanggamus sesuai dengan kebutuhan KIM, serta kesiapan potensi lainnya, seperti objek wisata, kuliner, penginapan, pusat perbelanjaan dan lain lain.

“Ini perlu kita lakukan agar ada keterpaduan perencanaan dan pembangunan di Kabupaten/Kota, yang terkena multiflier effect dari pembangunan KIM tersebut,” ujarnya.

Selain itu sekda mengharapkan dukungan masyarakat Tanggamus dalam proses pembangunan KIM. “Salah satu indikator yang paling penting adalah dukungan masyarakat. Agar bagaimana masyarakat mampu menciptakan suasana yang kondusif dan ramah investasi,” harapnya.

Masih kata Lubis bahwa bupati dan wakil Bupati Tanggamus telah berkomitmen untuk membangun Kabupaten Tanggamus menjadi lebih maju. Baik melalui Visi dan Misi, serta Program 55 Aksi yang dicanangkan.

“Terkait program 55 Aksi, memasuki masa tujuh bulan pemerintahan Bupati Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, telah banyak implementasi dari Program 55 Aksi yang dicanangkan diantaranya pembangunan menara telekomunikasi, pemberian Kartu Lansia Tanggamus (KLT), penyediaan 1 ambulan 1 desa, peningkatan pembuatan akte kelahiran gratis dan pelaksanaan jaringan penelitian (jarlit) buta aksara baca Al-quran, “terang sekda.

Sekda berharap dengan keberhasilan Program 55 Aksi ini juga, akan menciptakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus, sejalan dengan berkembangnya KIM di Kabupaten Tanggamus.

” Saya bertekad bersama seluruh jajaran perangkat daerah akan berlari dalam mewujudkan program program inovatif dan menjadikan Tanggamus semakin maju, dengan dukungan penuh masyarakat,” tandasnya.(ram/smoL)

Komentar

Berita Lainnya