by

Cegah Angin duduk, Pilih Makanan yang baik

Sinarmerdeka.id – Angin duduk ternyata merupakan gejala awal dari penyakit jantung, atau dikenal sebagai Sindroma Koroner Akut (SKA). SKA yang dibiarkan tanpa pengawasan medis, dapat berkembang menjadi penyakit jantung koroner, yang dapat menjadi penyebab kematian.

Gejala nyeri dada yang dialami oleh penderita angin duduk disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah. Penyempitan ini menghambat aliran oksigen maupun nutrisi yang menuju ke jantung, sehinga pasokan darah menjadi tidak seimbang. Kondisi inilah yang mengakibatkan kerusakan otot jantung, dan pada akhirnya menyebabkan kematian.

loading...

Meskipun banyak penderita angin duduk merasakan gejalanya tiba-tiba, namun sebetulnya penyakit ini tidak muncul dalam waktu singkat. Penyakit jantung koroner tergolong dalam penyakit degeneratif yang terjadi dalam waktu lama. Salah satu faktor risiko yang menyebabkan penyakit ini adalah gaya hidup yang buruk.

Sebelum serangan penyakit ini datang, Anda bisa mencegahnya dengan mulai menjalani gaya hidup sehat. Termasuk memilih makanan yang akan dikonsumsi. Setiap hari Anda perlu mengonsumsi makanan yang beragam, mulai dari sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Makanan yang beragam membantu Anda memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Semakin beragam makanan yang Anda konsumsi semakin baik, sebab tak ada satupun makanan tunggal yang dapat memenuhi semua kebutuhan gizi tubuh.

Pilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dengan jumlah yang seimbang. Tak terlalu sedikit dan tak terlalu banyak. Kepekaan Anda dalam memilih makanan akan menentukan kesehatan Anda kelak. Untuk kesehatan jantung, Anda perlu memilih makanan dengan kandungan gizi tinggi dan menghindari makanan yang tidak baik bagi jantung. Misalnya:

  1. Omega 3
    Salah satu contoh makanan yang mengandung omega 3 adalah ikan laut. Omega 3 mencegah terjadinya penyumbatan lemak pada dinding pembuluh darah. The American Heart Association menyarankan untuk mengonsumsi ikan dengan kandungan omega 3 yang tinggi seperti salmon sebanyak dua kali dalam seminggu.
  2. Sumber serat
    Perbanyak konsumsi makanan sumber serat untuk menjaga kesehatan jantung. Sumber serat bisa Anda temukan pada padi-padian, kacang-kacangan, buah dan sayur.
  3. Membatasi makanan sumber lemak
    Jenis lemak yang perlu Anda batasi adalah lemak jenuh yang banyak terdapat di dalam makanan hewani. Konsumsi lemak hewani secara berlebihan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
  4. Imbangi makanan tinggi garam dengan tinggi kalium
    Dalam sehari, dianjurkan untuk mengonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram (1 sendok teh) per hari. Konsumsi garam atau natrium yang berlebihan dapat memicu timbulnya penyakit tekanan darah tinggi yang merupakan salah satu risiko penyakit jantung. Sebaliknya, kalium memiliki cara kerja yang berbeda dengan natrium. Konsumsi kalium justru dapat menurunkan tekanan darah. Makanan sumber kalium antara lain pisang, kentang, kacang, yoghurt, avokad, melon dan pepaya.(rio/simer)

Comment

Berita Lainnya