oleh

Di Duga Korupsi Dana Bansos, Wakil Ketua DPRD Lamtim Ditahan

SINARMERDEKA.ID-Setelah melalui proses penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri Lampung Timur serta cukup memenuhi bukti, AF Politisi PKB akhirnya di tahan.

Kejaksaan Negeri Lampung Timur menahan AF, oknum Wakil Ketua DPRD setempat, Kamis 23 September 2021. Penahanan berlangsung sekitar pukul 15.20 WIB. AF diduga terlibat kasus korupsi dana hibah.

loading...

Kepala Kejaksaan Negeri Lamtim Ariyana Yuliastuty mengungkapkan, AF diduga terlibat korupsi dana hibah Karang Taruna yang dianggarkan dalam APBD 2018.

Pada saat itu, karang taruna Lamtim di bawah kepemimpinan AF mendapat alokasi dana hibah Rp250 juta.

Dana hibah tersebut tersalurkan secara dua tahap. Tahap pertama Rp125 juta. Lalu tahap kedua Rp125 juta.

Namun, penggunaan dana diduga tidak sesuai peruntukan. Akibatnya, negara merugi Rp100.180.000. Nilai ini muncul berdasarkan audit BPKP.

Adanya dugaan penyimpangan dana hibah itu, Kejari Lamtim lantas melakukan penyelidikan. Sejak Desember 2019

Kala itu, AF selaku saksi tidak memenuhi panggilan penyidik selama dua kali. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu baru memenuhi panggilan penyidik ketiga hari ini, 23 September 2021.

AF datang bersama kuasa hukumnya: Sukarmin, sekitar pukul 10.15 WIB. Pasca menjalani pemeriksaan selama 5 jam, penyidik akhirnya menetapkan AF sebagai tersangka.

AF dijerat pasal 2 ayat 1, junto pasal 18, pasal 3 junto 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999,  yang telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2002 tentang tindak pidana korupsi.

Ia pun terancam ancaman hukuman di atas 5 tahun. Yang selanjutnya ditetapkan untuk ditahan melalui surat perintah penahanan nomor 02/L.816/FD.1/09/2021 tertanggal 23 September 2021.

Pertimbangannya, AF telah cukup bukti untuk ditahan. Baik secara formil maupun materiel.

AF lantas dibawa ke Rumah Tahanan Sukadana menggunakan Toyota Avanza BE 1656 BZ. Ia ditahan guna mempermudah penyidikan dan menghindari melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

Sementara, saat hendak dibawa menuju Rutan Sukadana, AF didampingi kuasa hukumnya tidak bersedia memberikan keterangan ketika dikonfirmasi sejumlah awak media.(rls/PT/simer)

 

 

Berita Lainnya