oleh

Di Lampung Ada Minyak Goreng Ilegal

Sinarmerdeka.id – Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Lampung mengungkap kasus pidana terkait pangan. Petugas menggerebek gudang PT Asia Menara Perkasa yang ada di Jl. Pekun Ampai, Telukbetung Timur, Bandarlampung, Rabu (31/5).

Dari dalam gudang, petugas mengamankan ribuan minyak goreng diduga ilegal. Minyak tersebut dikemas dengan merek dagang Candi-Mas Spesial dan CS-900, serta dipasarkan untuk wilayah Lampung.

loading...

Total ada 16.380 pcs minyak goreng merek Candi-Mas Spesial dan CS-900 dalam berbagai ukuran, kemasan primer kosong dengan merek Candi-Mas dan CS900 sebanyak 11.390 pcs. Kemudian polisi juga mengamankan kemasan kardus kosong dengan merek Candi-Mas Spesial dan CS900 sebanyak 10.035 pcs, dua truk tangki ukuran 5.000 liter, satu mobil pickup, dan satu unit forklift. ’’Minyak tidak memiliki izin edar sesuai aturan yang ada,” kata Wadirkrimsus Polda Lampung AKBP M. Anwar kemarin.

Tak hanya izin edar, sambung Anwar, pihaknya juga sudah mengecek kemasan yang ada di dalam minyak. Di mana komposisi yang tertera dalam kemasan, label SNI, label halal, dan kode produksi juga mencurigakan.

’’Dari hal itu, kami melakukan penyelidikan dan memeriksa dari laboratorium untuk mengetahui kandungan dalam komposisi. Dan didapat bahwa komposisi, izin edar, kode produksi, maupun SNI-nya, ternyata ada yang tidak berlaku dan ada yang tak terdaftar. Ini menyebabkan yang beredar di masyarakat tidak tahu komposisinya apa,” ujar dia.

Disebutkan, minyak mengandung vitamin A dan Omega. Namun setelah dilakukan uji laboratorium, minyak itu tidak ada yang mengandung omega maupun vitamin A. Dalam kasus ini, polisi mengamankan EB, pemilik gudang.

Usaha minyak goreng ilegal itu telah berlangsung dua tahun. Modusnya, EB membeli minyak curah. Kemudian dimasukkan kemasan. ’’Minyak-minyak itu dijual sekitar Rp11 ribu, tidak jauh berbeda dengan minyak asli yang harganya sekitar Rp11.500. Dijual di pasar tradisional,” katanya. (rdl/simer)

Komentar

Berita Lainnya