oleh

DPRD Tanggamus Menggelar rapat, KUPA-PPAS Perubahan APBD TA Anggaran 2019

Sinarmerdeka.id, KOTAAGUNG –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kabupaten Tanggamus tahun Anggaran 2019 dan Penandatanganan MoU Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2019, Senin (8/7) di Aula Islamic Center Kotaagung.

Paripurna yang dihadiri 27 anggota dewan itu dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S. Sos bersama Wakil Ketua I Drs Rusli Shoheh, M. M dan Wakil Ketua III Sunu Jatmiko, S. Sos. Dari unsur eksekutif hadir Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani,S. E, M. M. Wabup Hi. A. M. Syafii, Sekda Tanggamus Drs Hamid H Lubis, para asisten, staf ahli, kepala OPD dan camat.

loading...

Paripurna diawali dengan pembacaan surat-surat masuk dan agenda sidang oleh Sekretaris dewan (Sekwan) Suratman, S. P, M. M. Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus setiaan, S.Sos menyampaikan bahwa rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut dari surat yang disampaikan Bupati Tanggamus dengan Nomor : 050/5484/35/2019 tanggal 19 Juni 2019, menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaaran (KUPA) dan Rancangan Prioritas dan plafon Anggaran Sementara Perubahan(PPAS-P) APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2019 kepada DPRD untuk dibahas.

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan penyusunan KUPA-PPAS Perubahan APBD tahun 2019 ini dilakukan berlandaskan perubahan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2019. Dalam dokumen perubahan RKPD tersebut dinyatakan bahwa tema pembangunan Kabupaten Tanggamus tahun 2019 adalah pemerataan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik dan pariwisata untuk pertumbuhan yang berkualitas.

Dilanjutkan bupati bahwa pendapatan daerah Tanggamus pada tahun 2019 diproyeksikan mengalami perubahan dari semula Rp1, 80 triliun menjadi Rp1, 79 triliun atau berkurang sebesar Rp15,58 miliar.”Penurunan tersebut karena adanya perubahan dana alokasi khusus (DAK) non fisik dan alokasi dana desa yang merupakan sisa pelaksanaan tahun sebelumnya sesuai hasil audit BPK serta perubahan alokasi dana hibah bantuan oprasional sekolah dari Provinsi Lampung, “kata bupati.
Dilanjutkan bupati bahwa belanja daerah kabupaten Tanggamus tahun 2019 diproyeksikan mengalami perubahan dari semula Rp1,80 Triliun menjadi Rp 1,81 Triliyun Rupiah atau bertambah Rp9,80 miliyar Rupiah, terdiri dari
belanja tidak langsung mengalami penurunan sebesar Rp3,25 miliyar dan
belanja langsung mengalami kenaikan sebesar Rp13,06 miliar
pembiayaan daerah kabupaten tanggamus tahun 2019 secara total sebesar 22,19 Milia dari semula negatif Rp 3,2 Miliar yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya, berdasarkan audit BPK.

“Berdasarkan data diatas, maka rancangan KUPA dan PPAS-P Tanggamus tahun 2019 dengan kondisi sisa lebih pebiayaan Anggaran tahun berkenaan sebesar nol rupiah atau diproyeksi tetap dalam anggaran berimbang antara pendapatan, belanjadan pembiayaan daerah,”terang Dewi.

Menutup penyampaian laporannya, bupati mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang berkenan menerima penyampaian rancangan KUPA dan PPAS-P kabupaten Tanggamus tahun 2019, yang akan dibahas bersama dengan Badan anggaran DPRD,TAPD dan perangkat daerah di kabupaten Tanggamus, sehingga hasil yang disepakati akan menjadi pedoman penyusunan Rancangan Perubahan APBD kabupaten Tanggamus.

Rapat Paripurna ditutup dengan Penandatanganan MoU perubahan program pembentukan peraturan daerah tahun 2019 antara pimpinan DPRD dengan bupati Tanggamus. (smoL)

Komentar

Berita Lainnya