oleh

Empat Calon Paling Masif!

Mustafa, Ridho, Alzier, Arinal

Sinarmerdeka.id – Panasnya kontestasi Pilgub 2018 tak terbendung lagi. Sejauh ini, sejumlah calon yang bakal maju berebut kursi BE 1 terus melakukan pergerakan. Namun, baru empat cagub yang terlihat sangat masif.

Pantauan Radar Lampung, cagub pertama adalah Ketua DPW Partai NasDem Lampung Mustafa. Bahkan, bupati Lampung Tengah itu bakal menjadi calon pertama yang menggelar deklarasi cagub.

loading...

Direncanakan, deklarasi cagub NasDem digelar lusa (30/4) di Lampung Timur. Dijadwalkan dihadiri Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Ketua DPP NasDem Taufik Basari membenarkan rencana deklarasi cagub NasDem tersebut. ”Insya allah akan digelar pada (30/4). Nantinya, akan deklarasi dan putusan cagub NasDem setelah Ridwan Kamil di Jawa Barat,” ujarnya.

Mustafa pun namanya semakin berkibar. Dukungan pun terus mengalir. Diantaranya dari berbagai elemen masyarakat seperti petani, nelayan, pemuda dan lainnya. Bahkan, relawan Sobat Mustafa, Perempuan Sobat Mustafa juga sudah menyebar terbentuk di penjuru Lampung.

Mustafa menegaskan dirinya terpanggil maju pilgub demi Lampung dan untuk rakyat Lampung. Mustafa juga menyerukan jangan karena politik di pilgub, lantas kita menjadi jahat dan saling menyerang.

”Saya maju pilgub untuk membangun Lampung. Memberikan manfaat untuk masyarakat Lampung. Lantas, janganlah lantaran politik di pilgub kita menjadi saling menyerang. Sebaiknya kita berpolitik dengan santun,” ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Mustafa hampir bisa dipastikan bakal diusung NasDem dengan 8 kursi. Butuh koalisi minimal 9 kursi untuk bisa maju dengan modal 17 kursi. Sejauh ini, Mustafa juga masuk dalam bidikan beberapa parpol lain diantaranya PKS.

Selain Mustafa, Ridho juga menjadi sorotan lantaran menjabat sebagai petahana Gubernur Lampung. Sejauh ini, Ridho diatas angin lantaran koalisi parpol semakin dekat dengan parpol lain. semisal dengan PAN yang dinakhodai wagub Bachtiar Basri.

Pada kesempatan sebelumnya, secara pribadi Bachtiar juga menyatakan dukungan kepada Ridho di pilgub. Meski secara kepartaian masih menunggu keputusan dan mekanisme di PAN. ”Secara pribadi saya mendukung Ridho. Tetapi kalau partai nanti menunggu mekanisme partai,” ujarnya usai rakor di DPW PAN Lampung, beberapa waktu lalu.

Tak kalah masif adalah Ketua Dwan Pembina Partai Golkar M. Alzier Dianis Thabranie. Bahkan, Alzier sudah didukung sejumlah relawan di pelosok Lampung dengan nama Relawan Saudaraku Bang Alzier.

Pun sosialisasi luar ruang Alzier sangat masif. Selain baliho raksasa, berbagai banner Alzier juga sudah terpasang. Secara dukungan politik, Alzier ada di Golkar dan berbagai organisasi bisnis. Selain itu, Alzier juga diperkirakan tidak sulit mendapatkan dukungan calon independen.

Sejauh ini, Alzier juga dibidik PKS dan PPP untuk bisa diusung. ”PKS juga bakal menjajaki sejumlah tokoh potensial lainnya seperti Alzier,” kata Anggota Tim Sembilan PKS Johan Sulaiman, beberapa waktu lalu.

Cagub keempat yang masif bergerak adalah ketua DPD Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi (ARD). Dukungan untuk Arinal pun solid di internal Golkar. Sebanyak 15 DPD II PG se Lampung menyatakan bulat mendukung ARD maju pilgub.

”Dukungan yang masuk dari seluruh DPD II PG se Lampung bukan rekayasa,. Murni aspirasi dari seluruh kader dari Pimpinan Desa, Pimpinan Kecamatan hingga kabupaten dan Provinsi. Sebab, Pak Arinal adalah simbol partai. Selain itu, juga punya pengalaman dan kemampuan serta layak memimpin Lampung,” kata Wakil ketua DPD Golkar Lampung Tony Eka Candra.

Sementara itu, beberapa nama lain yang sudah bergerak diantaranya cagub internal PKS Almuzammil Yusuf. Mengambil jargon MY Gubernur, Anggota DPR RI ini juga sudah mulai mem-branding ke masyarakat. Selain itu, Wali Kota Herman H.N. juga mulai bergerak. Bahkan, Herman pun sudah mulai membicarakan kisi-kisi calon wakilnya kelak. ”Yang pasti laki-laki, dan tidak  arogan,” ujar Herman, beberapa waktu lalu. (rdl/*)

Komentar

Berita Lainnya