oleh

Hendra Mega: fokus Pembangunan serta Konsultasi Publik

Sinarmerdeka.id, KOTAAGUNG -Pemkab Kabupaten Tanggamus menggelar Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2017, kegiatan yang berlangsung dari 14-16 Maret tersebut dipusatkan di Aula islamic Center Kotaagung. Kegiatan pelaksanaan Musrenbang ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.I

Kegiatan Musrenbang ini diikuti oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), 20 kecamatan dan instansi vertikal. Turut hadir dalam kegiatan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekdaprov Lampung Ir. Hamartoni Ahadis, anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan Ahkmadi Sumaryanto, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan,S.Sos, Wakapolres Tanggamus Kompol Budhi Setyadi, Kasdim 0424 Tanggamus Mayor (Inf) Asrin, Kepala BPS Tanggamus M.Solihin dan ormas.

loading...

Kepala Bappeda Tanggamus Hi.Hendra Wijaya Mega, S.T,M.T,M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan Musrenbang tahun 2017 adalah untuk mensinkronkan prioritas kegiatan pembangunan yang berasal dari hasil musrenbang pekon/kelurahan, musrenbang kecamatan, konsultasi publik dan forum gabungan perangkat daerah dengan rancangan rencana kerja pemerintah daerah (Renja-PD) tahun 2018. Kemudian merumuskan dan memformuliasikan isu-isu dan permasalahan pokok pembangunan yang berkembang dalam dokumen rencangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2018 dan merumuskan dan menetapkan kebijakan umum anggaran dan prioritas pembangunan Provinsi Lampung dan nasional.

“Kegunaan Musrenbang adalah sebagai acuan dalam penyusunan dan kegiatan pembangunan Kabupaten Tanggamus tahun 2018. Adapun sasaran musrenbang adalah tercapainya perencanaan pembangunan yang optimal dengan memadukan berbagai aspirasi masyarakat,” ujar Hendra.

Sementara itu Wabup Tanggamus Samsul Hadi dalam sambutannya mengatakan bahwa, pembangunan di Tanggamus tidak terlepas dari kerjakeras oleh pihak eksekutif, legislatif, yudikatif dan elemen masyarakat telah banyak terjadi perubahan yang baik dalam hal pembangunan namun pemerintahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Dalam melaksanakan program pembangunan secara berkesinambungan pemda telah mellaksanakan beberapa program baru sebagai perwujudan inovasi dan sikap tanggap terhadap perubahan kondisi pemerintahan dan kondisi masyarakat,” ujar Samsul.

Dilanjutkan Samsul bahwa forum musrenbang ini mempunyai nilai startegis, kerena dengan melibatkan seluruh unsur pemangku kepentingan membahas rancangan awal RKPD tahun 2018 akan dapat mempertajam capaian sasaran program prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan sasaran pembangunan nasional, kebutuhan dan aspirasi masyarakat berdasarkan kondisi riil, kemampuan dan karakteristik daerah.

Masih kata Samsul bahwa pertembuhan ekonomi di Tanggamus lanjut Samsul dalam 10 tahun terakhir relatif meningkat dan stabil diatas angka 5 persen. Begitulah APBD Kabupaten Tanggamus yang dalam 10 tahun terakhir mengalami peningkatan hingga lebih dari 300 persen, di tahun 2017 ini ssaja angka APBD mencapai Rp1,54 triliun.

“Peningkatan pertemubuhan ekonomi ini tentunya tidak terlepas dari keberhasilan program pembangunan yang dilaksanakan, baik yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat maupun yang diarahkan langsung pada bidang usaha ekonomi kerakyatan.” kata wabup.

Asisten Bidang Administrasi umum Sekdprov Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan bahwa dalan penyusunan perencanaan harus diperhatikan betul dokumennya, sehingga dokumen perencanaan harus bersinergi satu sama lain.

“Oleh karena itu kami akan mengkoreksi apabila tidak ada sinergi satu sama lain. Perlu diperhatikan juga antara belanja fisik dengan belanja pegawainya dan Musrenbang harus mengakomodir aspirasi masyarakat, khususnya apa yang disampaikan melalui reses DPRD, ini penting mengingat APBD setelah berjalan kadang ada protes dari masyarakat kepada lembaga legislatif bahwa aspirasinya tidak disampaikan kepada pemkab, ini jangan sampai terjadi harus ada komunikasi antara legislatif dan eksekutif,” kata Hamartoni.

Dalam musrenbang tersebut, Bappeda juga memberikan award kepada SKPD yang dinilai memiliki perencanaan baik dan pihak swasta yang dinilai berdasarkan pemberian CSR. Lalu diumumkan juga pemenang lomba fotografi. Dan penandatanganan antara Itera dengan Pemkab Tanggamus.(rio)

Komentar

Berita Lainnya