oleh

Ilegal Logging Register 39 Tanggamus, 2 Orang Diperiksa Berikut Kata Kepala KPHnya

SINARMERDEKA.IDKesatuan Pengolahan Hutan (KPH) Kotaagung Utara sudah memanggil dua orang. Hal itu terkait dugaan ilegal logging di blok 5 hutan lindung Register 39 yang mencuat.

Menurut Kepala KPH Kotagaung Utara, Didik Purwanto, dua orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan, adalah penggarap yang menempati lahan tempat pohon ditebang.

loading...

“Sementara ini mereka hanya dimintai keterangan. Dan keduanya kooperatif langsung datang saat dipanggil.Kami hanya bisa meminta keterangan, yang nanti akan diserahkan ke Dinas Kehutanan Lampung,”ujar Didik, Senin petang 25 Oktober 2021.

Diakui Didik, bahwa pihaknya tidak bisa melakukan penyidikan dalam dugaan ilegal logging di blok 5, sebab KPH tidak memiliki PPNS.

“Yang memiliki PPNS hanya Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung,kalau kami ini sifatnya hanya pengumpulan bahan keterangan.

Setelah bahan keterangan, kami akan limpahkan ke Dishut Provinsi Lampung, mengenai status hukum dua orang yang hari ini kami panggil, nanti Dishut Provinsi Lampung yang menentukan,”ucap Didik.

Masih kata Didik,bahwa setelah mendapat info penebangan pohon Cempaka di Blok 5, pihaknya langsung terjun kelokasi, hasilnya ternyata bukan hanya enam Pohon Cempaka yang ditebang,

tetapi petugas mendapati 14 tunggul pohon Cempaka dengan diamter 30 CM. Untuk waktu penebangan diperkirakan tidak bersamaan karena ada banyak Tunggul yang sudah tumbuh tunas baru.

“Jadi dari laporan warga, memang ada enam tunggul, empat pohonnya sudah raib, dua masih utuh. Kemudian anggota menelusuri lagi sampai mengarah jurang dan didapati 14 tunggul lainnya,”kata dia.

Didik juga belum bisa menentukan apakah pelaku yang menebang masih sama atau tidak.

“Untuk kemana kayunya di bawa pergi kami belum tahu dan sampai sekarang kayu tersebut belum ditemukan,”katanya.(ryo/simer)

Berita Lainnya