oleh

KPU Sudah Kirimkan RKA Ke Pemkab

Penandatanganan NPHD Dijadwalkan Juni

Sinarmerdeka.idKOTAAGUNG—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanggamus mengaku sudah mengajukan rencana kerja anggaran (RKA) kepada Pemkab Tanggamus untuk dievaluasi dan selanjutnya disetujui. Jika RKA yang dikirimkan pemda tersebut mulus, maka dipastikan penandatanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD) segera dilakukan.

Anggota KPU Tanggamus dari Divisi Perencanaan dan Data, Hayesta F. Imanda mengatakan, bahwa RKA yang diajukan ke pemkab, sifatnya sudah final di KPU. Hanya saja ia belum bisa memastikan apakah RKA tersebut sudah sesuai dengan maunya pemkab.

loading...

“Kalau di KPU-nya sudah finishing, untuk angkanya tidak berubah tetap Rp23,9 miliar, yang berubah hanya item kegiatannya saja dan logistik yang belum terakomodir. Saat ini RKA tersebut dikirim ke BPKAD dan wakil bupati Tanggamus, kita juga menunggu apakah ada koreksi atau sudah fix,” ujar Hayesta mewakili Ketua KPU Tanggamus Otto Yuri Saputra, Selasa (16/5).

Dilanjutkan Hayesta, apabila RKA tersebut tidak ada yang direvisi, maka, selanjutnya dilakukan penandatanganan NPHD antara Ketua KPU dengan Wakil Bupati Tanggamus.” Kita agendakan Juni NPHD sudah ditandatangani, sebab bulan Agustus sudah memasuki tahapan,” katanya.

Masih kata Hayesta, bahwa proses tahapan pilkada, dimulai dengan pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).” Selain pembentukan perangkat penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan dan pekon, KPU juga akan melakukan serangkaian sosialisasi kepada masyarakat, sekarang yang sudah jalan adalah sosialisasi kepada pemilih pemula,” ujar pria berkacamata itu.

Sementara itu, Anggota KPU dari Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat,
Antoniyus mengatakan, bahwa syarat pemilih adalah bagi mereka yang sudah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-EL) dan atau mengantongi surat keterangan dari Disdukcapil yang menyatakan sudah melakukan perekaman data namun KTP-EL belum keluar.”Mulai tahun 2018 nanti tidak ada lagi identitas yang berlaku kecuali KTP-EL, jadi bagi masyatakat yang belum, harap segera mengurusnya ke disdukcapil,” ujar Antoniyus.(rio/simer)

Komentar

Berita Lainnya