oleh

Lagi Dua Warga Tanggamus Terkonfirmasi Positif Covid


Daerah|13 views

KOTAAGUNG–Ada dua warga Tanggamus yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kotaagung. Namun dua kasus baru ini tidak masuk nomor identifikasi Tanggamus.

Menurut Kasi Survailance dan Imunisasi, Bambang Sutejo, keduanya masuk kasus Jakarta. Dan hal ini sudah dilaporkan ke Jakarta melalui Dinas Kesehatan Lampung.

loading...

“Alasan tidak masuk Tanggamus karena aktifitas selama 14 sebelumnya tidak ada di Tanggamus, melainkan di Jakarta maka sudah kami laporkan supaya masuk ke kasus di sana,” ungkap Bambang mewakili Kadiskes Taufik Hidayat.

Ia menambahkan, keduanya ada di Kecamatan Kota Agung Timur dan di Kecamatan Semaka. Untuk pasien yang dari Kota Agung Timur berinisial AS (30), laki-laki, selama ini tinggal di Jakarta dan datang ke Kecamatan Kota Agung Timur untuk menjenguk orang tuanya.

Kemudian aparat pekon memintanya untuk cek Covid-19. Lalu rapid tes di RS Panti Secanti, Gisting dengan hasil reaktif. Lalu dilakukan tes swab dan keluar hasilnya positif Covid-19. “Setelah keluar hasil itu langsung dilakukan penjemputan untuk dirawat di RSUD Batin Mangunang, Kota Agung sesuai tata laksana penanganan Covid-19,” papar Bambang.

Sedangkan di Kecamatan Semaka seorang perempuan berinisial EY (22) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Lalu oleh majikannya diminta untuk tes Covid-19 karena ada gejala dan hasilnya reaktif dan dilanjutkan tes swab. Sambil menunggu hasilnya dia dikontrakan ke suatu tempat untuk isolasi.

Saat tinggal di tempat itu ternyata dia pulang, mungkin tidak betah. Saat sampai di sini hasilnya keluar dengan hasil positif. Lalu dilakukan penjemputan dan kini dirawat di RSUD Batin Mangunang,”ucap Bambang.

Ia mengaku, keduanya termasuk orang tanpa gejala (OTG) dan sampai saat ini kondisinya baik. Meski bukan kasus Tanggamus tapi keduanya dirawat di sini.

“Jadi kasus di Tanggamus sampai saat ini totalnya tetap 37 kasus, sebab dua pasien itu termasuk pasien ‘impor’ tidak masuk kasus Tanggamus,” terang Bambang.

Ia menambahkan, saat ini masih dilakukan tracing dari kedua orang tersebut. Minimal dalam lingkup keluarga masing-masing. Sebab keduanya sejak tiba di Tanggamus tidak keluar rumah.

“Untuk berapa hasil tracing kami belum tahu karena masih dilakukan. Baru setelah ini akan dilakukan swab bagi mereka,” pungkas Bambang.(ok/rez/smol)

Komentar

Berita Lainnya