oleh

Libur Panjang, Puluhan Pelajar Kena jaring razia Satpol PP di meja bliard.

SINARMERDEKA.ID.KOTAAGUNG—Masa libur panjang adanya pademi Covid-19 tidak membuat para pelajar untuk belajar dirumah nyatanya. Puluhan pelajar sekolah menengah tingkat pertama (SMP) di Kecamatan Kotaagung terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanggamus. Razia yang dilakukan Satpol PP menyasar sejumlah warnet, rental play station dan arena bliard yang ada di Kelurahan Pasarmadang.

Razia yang melibatkan aparat Kecamatan Kotaagung dan Kelurahan Pasarmadang tersebut untuk mencegah penularan virus Corona menyusul imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri untuk tidak berkumpul dalam jumlah banyak.

loading...

Menurut Kepala Bidang Trantibum Satpol PP, Ahmad Isnaini, pihaknya mendapat laporan dari pihak kecamatan Kotaagung yang resah adanya kumpul-kumpul para pelajar di warnet,rental PS dan bliard.” Pengaduan dari camat masuk ke Gugus Tugas Covid 19 Pemkab Tanggamus, lalu Sekda selaku Ketua Gugus Tugas memerintahkan kepada Kasatpol PP untuk membentuk tim guna menelusuri kebenaranya.

“Dan betul saat kami datangi empat warnet dan satu rental PS terdapat puluhan pelajar yang sedang asik bermain,” ujar Ahmad Isnaini mewakili Kasatpol PP Tanggamus, M.Suratman.

Usai menyusuri empat warnet dan rental PS, tim kemudian bergerak ke lokasi permainan bliard di Terminal Kotaagung.”Diarena bliard ada 15 orang, semuanya pelajar SMP, mereka lalu kami berikan penjelasan mengenai adanya larangan berkumpul ditengah wabah Corona,” kata Ahmad.
Masih kata

Ahmad, bahwa diwarnet dan rental PS tidak hanya pelajar SMP saja yang asik bermain, melainkan pelajar SD juga ditemukan.”Rata-rata anak dibawah umur, miris lihatnya ada anak kelas IV SD yang asik main game online, harusnya mereka belajar dirumah, bukan berkumpul ditempat keramaian ini,” sebut dia.

Dilanjutkan Ahmad, bahwa pelajar yang terjaring razia diberikan nasehat agar tidak mengulangi lagi berkumpul diwarnet maupun bliard.”Sekarang kita sedang menghadapi serangan virus corona, maka dari itu kuranigi aktivitas diluar rumah, belajar yang benar dirumah bukannya kelayapan. Saya juga sampaikan tadi, kalau kalian pulang membawa virus, maka seisi rumah dan tetangga kena imbasnya,” ucapnya.

Tidak hanya, para pelajar yang di warning oleh Satpol PP, tapi pengelola warnet dan billiard juga diminta tutup sementara.” Kami dengan tegas minta agar pemilik usaha warnet dan billiard menutup sementara usahanya, sampai Virus Corona ini mereda. Pihak kelurahan Pasarmadang sudah membuatkan surat pernyataan yang isinya bakal menutup sementara, kalau nekat buka ya akan diberikan tindakan tegas,” pungkas Ahmad Isnaini.

Sementara, Camat Kotaagung, Syarif Zulkarnain, mengapresiasi langkah cepat dari Satpol PP Tanggamus. Menurut Syarif, adanya kerumunan pelajar di warnet dan billiard memang sudah banyak dikeluhkan masyarakat.”Ya, banyak keluhan dari masyarakat, maka dari itu kami lapor dan berkoordinasi dengan Satpol PP,” ujar Syarif.(simer)

Komentar

Berita Lainnya