Makan korban, badan jalan Way Ngarip mulai di tutup warga.

SINARMERDEKA.ID.WONOSOBO –Kondisi badan jalan dengan lubang menganga pada jembatan Way Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus mulai ditutup sementara.

Menurut Sukro, seorang pekerja, penutupan dilakukan dengan menggunakan ban mobil bekas. Lalu dibuatkan kerangka dari balok kayu untuk menancapkan paku yang mengunci karet ban dengan lantai jembatan.

“Ini untuk sementara dulu yang penting lubang tertutup, dan tidak ada yang jatuh lagi,” ujarnya.

Lubang celah jembatan, kata dia, idealnya memang dengan plat besi, dan nanti itu akan dilakukan. Kemudian pada dalam lubang diisi karet bantalan untuk mencegah gesekan saat lantai jembatan memuai serta untuk kelenturan jembatan.

“Ini dulu ada platnya, cuma sudah keropos dan jatuh ke dalam. Jadi nanti di sini tetap dikasih plat,” kata Sukro.

Ia mengaku, kegiatan yang dilakukan bersama dua rekannya sebagai respon atas jatuhnya balita ke dalam lubang tersebut pada Sabtu (11/1) lalu.

Saat itu warga berhasil menyelamatkan balita yang jatuh ke celah sambungan jembatan Way Ngarip di Jalan Lintas Barat Pekon Balak.

Penyelamatan balita warga Pekon Balak itu tergolong dramatis. Sebab anak berusia dua tahun ini masuk ke dalam celah sambungan jembatan yang sempit. Sedangkan lantai-lantai jembatan terbuat dari beton tebal. Beruntung ruang dalam lubang lebih lebar dan ada celah ke tiang penyangga jembatan.

Mulanya upaya penyelamatan dimulai dari sisi atas lubang dengan berbagai cara, namun tidak berhasil karena celah terlalu sempit dan dalam. Sedangkan balita itu tidak bisa merayap ke atas.

Lantas ada celah pada rangka jembatan bagian bawah, itulah yang dimanfaatkan untuk mengeluarkan balita. Warga menaiki tiang penyangga jembatan dengan dua tangga yang disambung. Akhirnya balita itu bisa diselamatkan dari lubang tersebut. (rls/simer)

43 Views