oleh

Mentri Erick Thohir Kunjungi Tanggamus, mengecek Kapal Tanker VLCC

Mentri Badan Usaha Milik  Negara (BUMN) Erick Thohir Mengunjungi Tanggamus sekaligus mengecek,  kapasitas kapal tanker VLCC tersebut mampu mengangkut minyak hingga 2 juta barel.

KOTAAGUNG–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut jika ada banyak keuntungan dengan hadirnya kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride yang saat ini sudah berada di Teluk Semangka, Tanggamus.

loading...

Menurut Erick Pertamina dapat melakukan penghematan hingga 25 persen dari pada menyewa kapal sejenis dan juga bisa menghemat 25 persen untuk operasional.

“Tujuan kedatangan saya ke Tanggamus ini untuk melakukan pengecekan kapal tanker VLCC yang sebelumnya Indonesia tidak punya. Sekarang kita ada dua kapal salah satunya ada disini (Teluk Semangka) yang sebentar lagi akan berlayar menuju Arab Saudi untuk mengambil minyak,”kata Erick saat diwawancarai wartawan di Pelabuhan Kotaagung usai meninjau Kapal Tanker VLCC Pertamina Pride, Kamis sore (15/4).

Dilanjutkan Erick Thohir bahwa kapasitas kapal tanker VLCC tersebut mampu mengangkut minyak hingga 2 juta barel.

Dengan adanya dua kapal tangker VLCC menegaskan komitmen dari Pertamina sebagai perusahaan yang membantu ketahanan dari pada energi,”ucap Erick.

Sementara saat ditanya mengenai harapan dari Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani yang meminta agar adanya percepatan realisasi Kawasan Industri Tanggamus (KIT) , Erick menyebut jika hal itu wajar bagi daerah yang ingin mengembangkan potensi lain dalam rangka peningkatan ekonomi.

Adanya Pandemi Covid 19 ini membuat keseimbangan ekonomi tergangu jadi wajar kalau daerah berlomba-lomba untuk mencari potensi baru pengembangan ekonomi, disini pemerintah daerah dan pusat berakselerasi,”kata Erick

Ia juga mengatakan bahwa akan lebih dahulu mempelajari kawasan industri Tanggamus.”Apalagi kata ibu bupati masuk dalam proyek strategis nasional, BUMN tentu mendukung itu, apalagi saya lihat ada potensinya, tapi mengenai hal teknis lainnya saya takut salah bicara sebab itu bukan domain saya,”ucap pria yang juga seorang pengusaha itu.

Yang jelas lanjut Erick, BUMN menilai Lampung sebagai daerah lumbung pangan, hal ini lantaran sudah banyak komoditas dari Lampung yang memenuhi kebutuhan nasional seperti gula,jantung, kelapa dan nanas.”Selain lumbung pangan, ada juga pontensi wisata seperti Bakauheni yang akan BUMN kembangkan sebagai tempat wisata.

Dan kalau lihat potensi Tanggamus ini juga memiliki potensi wisata sebab ada air terjun,pantai dan lumba-lumba sehingga cocok untuk dikembangkan sebagai pariwisata menyasar turis lokal,”pungkas Erick.(eza/smol)

Komentar

Berita Lainnya