oleh

Modus Baru Kirim Sabu-sabu

Sinarmerdeka.id – Polres Gunungkidul berhasil membongkar pengiriman sabu yang dimasukan ke dalam stik Playstation. Barang haram itu diketahui dikirimkan oleh pengedar lewat jasa paket pengiriman.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Muhammad Arif Sugiyarto menceritakan awalnya satuan Resnarkoba Polres Gunungkidul melakukan razia. Saat razia, petugas mengamankan tersangka DA (20) warga Gedangsari, Gunungkidul, DIY, yang kedapatan membawa pil psikotropika. Setelah dites urine, tersangka positif mengonsumsi sabu.

loading...

“Saat diperiksa telepon genggamnya, ditemukan sms berisi transaksi pengiriman narkoba melalui jasa pengiriman. Kemudian kita lakukan penggeledahan di rumah tersangka pada 6 April yang lalu. Saat penggeledahan, ditemukan paket kristal sabu dan pil psikotropika yang dimasukkan ke dalam stik playstation,” ungkap Arif di Mapolres Gunungkidul, Jumat (28/4).

Arif menerangkan bahwa dari hasil penggeledahan ditemukan sabu seberat 0,68 gram dan 6 pil jenis Riklona di dalam stik PlayStation. Selain menemukan barang bukti tersebut, petugas juga menyita sebuah bong untuk mengisap sabu milik tersangka DA.

“Masih kita lakukan pengembangan kasus pengiriman kristal sabu-sabu ini. Untuk pelaku pengiriman stik PS berisi kristal sabu-sabu dan 6 pil Riklona masih kita dalami. Sedangkan pelaku mengaku paketan itu akan dikonsumsinya sendiri,” tutur Arif.

Arif menambahkan bahwa pengiriman paket sabu dengan menggunakan stik PlayStation ini tergolong modus yang baru baik di wilayah Gunungkidul maupun DIY. Selain menangkap DA, kata Arif, petugas juga mengamankan seorang kawan DA yaitu AF (20) warga Tangerang, Banten. AF ditangkap saat sedang menginap di rumah DA. Saat dilakukan tes urine, AF juga positif menggunakan sabu.

“Tersangka DA dan AF dijerat dengan pasal 62 sub pasal 60 ayat (4) UU RI No 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan pasal112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI No 35 tahun 2009 Narkotika,” pungkas Arif. (mdk/*)

Komentar

Berita Lainnya