oleh

Nasib Pegawai P3K, Tunggu Juknis Dari BKN

KOTAAGUNG–Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus menyatakan bahwa nomor induk pegawai (NIP) bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) saat ini masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Menurut, Kabid Mutasi dan Pengangkatan Pegawai, Gofir Purwanto, pihaknya belum mengetahui pasti kapan juknis tersebut turun.”Kalau soal draft besaran gaji P3K memang sudah keluar melalui Perpres 98 tahun 2020, dengan adanya Perpres tersebut daerah sudah lega, sekarang hanya tinggal menunggu juknis dari BKN saja,” ujar Gofir mewakili Kepala BKPSDM Tanggamus Aan Derajat, Senin (5/10).

loading...

Dikatakan Gofir bahwa untuk besaran gaji P3K dengan ASN pada umumnya sama saja. Gaji juga sesuai dengan golongan. Ia juga mengaku, bahwa Pemkab Tanggamus sudah bersedia menanggung gaji P3K. Dan kesanggupan tersebut telah dikirimkan resmi ke pusat.

“Untuk sarjana gajinya setara ASN golongan IIIa, kalau D3 setara dengan gaji ASN golongan II C dan SLTA setara dengan golongan IIa. Secara hitungan memang ada selisih, lebih besar gaji P3K dengan selisih Rp300-400 ribu, tapi itu dipotong pajak penghasilan , kalau sudah dipotong pajak maka gajinya sama saja dengan ASN,”terang Gofir.

Masih kata Gofir bahwa untuk Tanggamus ada 186 P3K yang dinyatakan lolos saat seleksi, namun satu orang yakni penyuluh meninggal dunia sehingga sekarang tersisa 185 orang.

“Dari 185 orang tersebut,komposisinya guru dan penyuluh pertanian, lebih banyak ke guru. Memang hanya dua formasi itu saja sementara ini yang dibuka pemerintah,”kata Gofir.

Untuk diketahui Di Tanggamus jumlah P3K yang lolos seleksi sebanyak 186 orang, terdiri dari 108 guru dan 78 penyuluh pertanian. Mereka adalah tenaga honorer kategori 2 (K2) yang memenuhi syarat untuk ikut P3K dan juga lolos di seleksi.

Mulanya rekrutmen P3K di Tanggamus diikuti 328 honorer K2, mereka terdiri 79 penyuluh pertanian dan guru 249 orang. Lalu tes seleksi P3K dilaksanakan di SMAN 1 Talang Padang pada 23-24 Februari 2019 lalu dengan teknis semi online.

Dari semuanya tersaring 186 yang lolos seleksi. Kemudian berlanjut ke penyerahan bukti fisik berkas persyaratan. Itu pun telah dipenuhi oleh para calon P3K. Namun nasib mereka hingga kini masih terkatung-katung.(ok/rez/smol)

Komentar

Berita Lainnya