PCNU Lambar Mengeluarkan delapan imbauan hadapi wabah

SINARMERDEKA.ID.LAMPUNGBARAT-Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mengeluarkan delapan imbauan kepada masyarakat dalam menghadapi wabah virus corona atau Corona Virus Disease (Covid-19).

Ketua PCNU Lambar Hi. Muhammad Danang Hari Suseno mengajak masyarakat untuk meningkatkan iman, Taqwa dan tawakal, serta ridha, menerima ketentuan dari Allah SWT di saat-saat sedang berada dalam keadaan prihatin dengan merebaknya wabah Covid-19 yang dialami sekarang ini.

Selanjutnya, agar bersama-sama berikhtiar secara lahir agar terhindari dari segala macam bencana, termasuk ikhtiar agar tidak terjangkit Covid-19. Ikhtiar menghindari bahaya merupakan perintah dari Allah sebagaimana tertera dalam Surat An-Nisa ayat 29.

“Surat tersebut yang artinya, dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Sehingga ketika sakit kita berobat, ketika ada wabah, kita pun harus berusaha menghindar.

Bagaimana Khalifah Umar Bin Khattab yang tidak jadi melanjutkan perjalanan ke Damaskus karena sang khalifah mendengar adanya wabah tha’un (penyakit sampar, pes, lepra) di daerah tersebut. Khalifah Umar kemudian kembali ke Madinah,” ujarnya.

Imbauan selanjutnya, supaya tidak terjangkit Covid-19, bisa mengikuti saran dari medis, seperti melakukan pola hidup sehat, menghindari keramaian, sering mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas yang tidak penting.

Selain ikhtiar lahir, diharuskan juga ikhtiar secara batin, yakni dengan sering membaca Sholawat Tibbil Qulub termasuk setiap sholat wajib membaca qunut nazilah,” ujarnya.

Lebih lanjut Danang mengungkapkan, PCNU Lambar juga mengimbau untuk mengikuti anjuran dan ketentuan yang diatur pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Bagi daerah yang penyebarannya sudah sangat masif, dan sudah banyak korban meninggal akibat Virus Corona, kita sarankan untuk shalat di rumah masing-masing,” kata dia.

Kemudian kepada masyarakat dan semua pihak untuk menunda sementara waktu penyelenggaraan acara yang mengundang massa termasuk kegiatan majelis taklim maupun tabligh akbar.

“Langkah pencegahan penyebaran wabah virus corona, harus bersama-sama dan masyarakat harus betul-betul mengikuti ketentuan pemerintah untuk menghindari keadaan di mana penularan bertambah besar sehingga akan semakin menyulitkan,” pungkasnya. (182/simer)

41 Views