Polisi intensif pengembangan Temuan Narkoba dalam Lapas Kotaagung

SINARMERDEKA.ID.KOTAAGUNGTIMUR–Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus masih terus melakukan pengembangan terkait ditemukannya narkoba dari dalam sel Lapas Kelas II B Kotaagung yang merupakan hasil razia dari petugas Lapas Kotaagung pada Senin (22/10).

Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin yang didampingi Kasat narkoba Iptu Anton Saputra dalam ekspose, Rabu sore (24/10) membenarkan telah mendapat limpahan dari Lapas Kotaagung yakni tersangka Sandi Iqbal (31) yang merupakan warga binaan Lapas.

“Ya, benar kami mendapat limpahan dari Lapas Kotaagung untuk warga binaan atas nama Sandi Iqbal yang saat razia ditemukan narkoba sabu-sabu 60,43 gram, 2 butir setengah pil ekstasi, dua alat hisap bong dan lima korek gas.Hasil tes urine juga positif. Saat ini kita masih terus lakukan pengembangan, “kata Kompol Bunyamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma.

Dari hasil penyelidikan awal, terus Bunyamin, disimpulkan bahwa Sandi Iqbal adalah pengedar jaringan lapas hal ini jika melihat banyaknya barang bukti sabu dan timbangan digital.”Sementara itu, pengedar di lingkungan Lapas. Kemudian mengenai sabu dapat dari mana, itu masih kita lakukan lidik, rekan-rekan harap bersabar, “ujar Bunyamin.

Ditambahkan Kasat Narkoba Iptu Anton Saputra, jika pihaknya masih belum dapat menyimpulkan apakah, ada keterlibatan orang dalam Lapas mengenai peredaran narkoba didalam lapas.” Pihak Lapas sedang bersih-bersih narkoba yang bekerja sama dengan Polres Tanggamus, tentunya kita dukung itu, “ujar Anton.

Dijelaskan Anton, bahwa Sandi Iqbal adalah narapidana dengan kasus narkoba yang divonis 6 tahun penjara subsider 6 bulan.” Dia (Sandi Iqbal) merupakan warga Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, kasus narkoba dengan vonis 6,6 tahun penjara, tadinya dari Lapas Lampung Utara kemudian dipindahkan ke Lapas Kotaagung, di Lampung Utara menjalani satu tahun di Lapas Kotaagung menjalani tiga tahun, “terangnya.

Atas perbuatannya tersebut, Sandi Iqbal dijerat dengan pasal 114 UU RI No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Seperti diketahui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotaagung kembali melakukan razia di blok hunian narapidana pada Senin (22/10).Razia rutin dilaksanakan menyusul adanya indikasi masuknya barang terlarang dalam lapas.

Saat razia dilakukan petugas lapas menyisir seluruh sudut blok kamar hunian dan dilakukan penggeledahan badan napi tanpa terkecuali.

Menurut Kepala Lapas Kelas II B Kotaagung, Sohibur Rachman, saat petugas memeriksa kamar A5 dan C5 , terlihat gelagat mencurigakan dari salah seorang penghuni yang tampak gelisah. Menangkap adanya sinyal yang tidak beres, petugas akhirnya melakukan penggeledahan intensif terhadap kamar yang dihuni 29 orang tersebut.

“Benar saja, berapa saat kemudian ditemukan 12 paket kristal bening diduga narkoba jenis Sabu seberat 60,40 gram dari dalam tas berikut seperangkat alat hisap diduga bong dan dua unit handphone yang kemudian terungkap milik napi atas nama Sandi Iqbal,” kata Sohibur Rachman, Selasa (23/10).(mar/simer)

165 Views