Proses Rekapitulasi suara Pilpres-Pileg hingga kini masih di tingkat Kecamatan

Sinarmerdeka.id, KOTAAGUNG —Proses rekapitulasi suara pemilihan presiden (Pilpes) dan Pemilihan legislatif (Pileg) saat ini masuk ditingkat kecamatan. Sejumlah panitia pemilihan kecamatan (PPK) sudah melaksanakan pleno sejak Sabtu (20/4) lalu hingga larut malam. Bahkan sudah ada PPK yang dua hari lembur melaksanakan rekapitulasi penghitungan suara.
PPK Kotaagung misalnya  melaksanakan tahapan rapat pleno rekapitulasi pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Minggu (21/4). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung PGRI Kotaagung dengan pengamanan pihak Polisi dan TNI. 

Tahapan pleno PPK Kotaagung awalnya dijadwalkan, Sabtu 21 April 2019, namun mundur dari jadwal. Menurut Ketua PPK Kotaagung Hipni Fainal, mundurnya pelaksanaan PPK satu hari bukanlah sebuah masalah sebab tahapan pleno ditingkat PPK dimulai dari tanggal 20 April hingga 26 April sehingga kalau mulai 21 April tidak menjadi masalah. 

“Lebih kepersiapan aja sebenarnya jadi diundur satu hari. Untuk Kecamatan Kotaagung inikan lumayan banyak ada 16 PPS yang tersebar di 13 pekon dan tiga Kelurahan dengan jumlah TPS sebanyak 141,”ujar Hipni. 

Proses rekapitulasi di PPK Kotaagung sendiri menggunakan hanya satu proyetor dan tidak sistem pararel seperti Pugung maupun Gisting dimana rekapitulasi langsung dilakukan oleh dua hingga empat PPS Teknis penghitungan sendiri dimulai dari Presiden, lalu DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Tanggamus. 

“Komisioner PPK ada lima orang ditambah sekretariat ada tiga orang, jadi total delapan orang, kita bagi menjadi dua shift, ini untuk menyiasati agar petugas tidak kelelahan, jadi jika shift satu bertugas maka shift dua bisa beristirahat, “ujar Hipni. 

Hipni mengaku jika dengan adanya sistem shift ini tidak ada istilah setop, kalaupun istirahat hanya mandi, sholat dan makan.” Hari ini saja kemungkinan rekapitulasi presiden selesai pukul 11.00 WIB, break sebentar, jam 00.00 WIB lanjut   penghitungan DPD, target kami empat hari empat malam rampung proses rekapitulasi dan pleno ini, “pungkas Hipni. 

Sementara PPK Gisting melakukan pleno perhitungan suara hasil Pemilu 2019 sejak Sabtu (20/4) pagi di Aula Pekon Purwodadi. 

Ketua PPK Gisting, Hendri Effendi mengatakan, perhitungan dilakukan oleh PPS, disaksikan PPL dan para saksi. Perhitungannya per satu PPS kemudian hasilnya ditandatangani semua pihak. “Untuk Gisting yang dihitung 137 kotak atau sama dengan jumlah seluruh TPS yang ada di bawah sembilan PPS,” ujar Hendri. 

Perhitungan tersebut berjenjang dimulai dari hasil suara pilpres, lalu DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten dari setiap PPS. 

Hendri memperkirakan peruntukannya suara bisa selesai dalam dua hari karena satu kotak bisa lebih dari 20 menit. “Kemungkinan besok baru rampung,” ujarnya.

Di Kecamatan Pugung tahapan pleno berlangsung di halaman kantor Kecamatan Pugung, Jalinbar Pekon Rantau Tijang dengan pengamanan Polisi dan TNI. 

Sekretaris PPK Pugung, Hari Purnomo mengatakan, teknis pleno penghitungan suara adalah PPS membuka seluruh kotak dari TPS yang ada. Untuk Pugung sendiri ada 27 PPS dengan 187 TPS. 

“Untuk mempercepat proses penghitungan, dibagi empat kelompoknya, kalau tidak begitu bisa tiga hari tiga malam baru selesai, “kata Hari. 

Menurut Sekretaris PPK Pugung Hari Purnomo, di Kecamatan Pugung ada 187 TPS yang ada di dalam 27 PPS. Jumlah itu terbanyak di Tanggamus. 

“Jadi teknis hitungannya kami bagi empat kelompok supaya cepat selesai. Jika dengan model perhitungan satu persatu TPS bisa tiga hari tidak selesai,” ujar Hari. 

Dengan model perhitungan pararel empat kelompok tersebut, seharusnya ada empat unit proyektor. Namun untuk Pugung hanya ada satu proyektor. 

Menurut Hari, hal tersebut dibolehkan, dengan catatan nanti mengisi formulir model DAA1. Dengan cara ini saksi tidak mendapatkan langsung hasil rekap namun boleh memotret hasil perhitungan tiap TPS. 

Selanjutnya hasil dari tiap TPS direkap menjadi hasil PPS. Saat itulah baru pleno tingkat PPK berlangsung dengan penampilan hasil rekap melalui proyektor. Dan saksi mendapatkan salinan rekap perhitungan. 

“Untuk empat kelompok ini tiap kelompok menghitung hasil suara antara tujuh sampai delapan desa (pekon) atau PPS. Presiden sudah selesai, saat ini tinggal DPR RI, “kata Hari Sabtu malam pukul 19.00 WIB. (rls/mar/smoL)

181 Views