Sampah Berserakan diBadan Jalan, Dinas DPKP Gerah, TPS Pasar Kotagung Kurang Efektif Menampung Sampah.

Sinarmerdeka.Id.KOTAAGUNGTIMUR--Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Tanggamus angkat bicara mengenai persoalan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Kotaagung yang sering berserakan di badan jalan pasar.

Menurut Kabid Kebersihan dan Pertamanan,  DPKP Tanggamus, A. Rahman saat ini ada perubahan jadwal angkut dari TPS sampah Pasar Kotaagung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pekon Kali Miring Kecamatan Kotaagung Barat yang tadinya setiap pagi kini dilakukan setiap sore atau saat pasar tutup.

“Pertimbangan merubah jadwal karena kalau diangkut pagi maka sampah menginap, tentunya akan semakin bau, belum lagi adanya hewan yang mengacak-ngacak sampah,  jadi berdasarkan musyawarah pedagang dengan masyarakat sekitar sepakat sampah diangkut setiap sore, ” kata Rahman mewakili Kepala DPKP Tanggamus, Mukifli Novem, kemarin saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Rahman juga mengatakan bahwa, yang jadi permasalahan saat ini adalah adanya sampah pagi, padahal sampah pasar sudah diangkut sejak sorenya.” Artinya sudah bisa disimpulkan bahwa sampah yang berserakan dipagi itu bukan sampah dari pasar tapi sampah rumah tangga dari luar pasar, ” ujar dia.

Rahman juga tidak melarang warga untuk membuang sampah di TPS pasar tapi ia mengimbau agar sampah hendaknya dimasukkan kedalam bak tidak asal diletakan di bibir bak.” Silakan saja buang di TPS pasar sebab memang ada sebagian warga yang belum tercover oleh petugas sokli, tapi jangan asal buang.  Dan juga bagi warga yang didaerahnya ada petugas kebersihan harap berlangganan, jadi sampah tinggal ditaruh nantikan ada petugas yang mengangkut, ” ujarnya.

Rahman juga mengakui jika solusi lain untuk mengatasi sampah di TPS Pasar Kotaagung adalah dengan menambah frekuensi angkut,  dari satu kali sehari menjadi dua kali sehari.” Volume sampah di TPS bertambah lantaran bertambahnya jumlah penduduk hal ini sudah tidak bisa dielakkan lagi, nah, konsekuensinya adalah harus menambah waktu pengangkutan, cuma yang jadi masalah saat ini adalah keterbatasan anggaran,  untuk itu di APBD perubahan tahun ini kita mengusulkan penambahan anggaran untuk biaya operasional pengangkutan sampah di TPS Pasar Kotaagung, “pungkasnya. (yo/mer)

149 Views