Tingginya Komoditas Impor bawang putih warga mengeluh.

SINARMERDEKA.ID.KOTAAGUNG—Meroketnya harga komoditas bawang putih dipasaran langsung disikapi Pemkab Tanggamus.Dalam waktu dekat, stake holder terkait bakal melakukan pembahasan mengenai tingginya harga bawang putih.

Menurut Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Firmalinda, pembahasan masalah tersebut akan dilakukan bersama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan,UMKM dan Koperasi (Disperindagkop)

“Rencananya kami akan merapatkan mengenai tingginya harga bawang putih. Sebab ini komoditas impor dan sekarang ini sedang ada pembatasan impor bahan pangan khususnya dari negara terkonfirmasi corona akibat masalah virus Corona,” kata Firmalinda, kemarin.

Selain itu, pihaknya juga akan turun ke beberapa pasar untuk survei pasar dan penyebab tingginya harga bawang putih. Sekaligus cari informasi cara mengatasi tingginya harga tersebut.

“Sementara ini kami belum punya gambaran solusi, maka turun ke pasar dulu, tahu kondisinya setelah itu baru rapat bersama untuk cari solusi,” terang Firmalinda.

Sebelumnya diberitakan, harga bawang putih di pasar tradisional Kotaagung melonjak mencapai Rp50 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya masih dikisaran Rp32 ribu per kilogram.

Pedagang sayur di Pasar Kotaagung, Siti mengatakan, harga mulai merangkak naik sejak akhir Januari lalu. Sebelumnya Rp30 ribu per kilogram perlahan naik jadi Rp32 ribu per kilogram, dan melonjak mencapai Rp50 ribu per kilogram hingga sekarang.

“Naiknya harga bawang putih cukup drastis, belum seminggu dari angka Rp30 ribu per kilogram, naik menjadi Rp32 ribu per kilogram, dan dalam hitungan dua hari kedepannya melonjak menjadi Rp.50 ribu per kilogram,” kata dia.

Begitu juga dengan bawang merah yang sebelumnya 30 ribu per kilogram, naik menjadi Rp40 ribu per kilogram. (simer)

37 Views